Kangen dan facebook

Suatu kebaikan atau keburukan biasanya akan terasa pada saat kita memandangnya dari sudut pandang lain. Demikian pula perasaan kehilangan akan muncul jika kita berada pada tempat dan waktu yang lain. Itu pula yang terjadi dengan perasaan kangen dan rindu.

Kangen. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (versi internet): kangen atau rindu adalah: “sangat ingin dan berharap benar thd sesuatu” atau “memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu”.

Kangen. Itu yang sedang saya rasakan.

Setelah kerinduan bertemu dan berkumpul kembali dengan anak istri sudah terobati, tibalah saatnya bagi saya dan keluarga kangen dengan kota Brisbane yang baru saja saya tinggalkan.

Beberapa hal yang kami kangenin dari kota Brisbane:
• Lalu lintas teratur
• Pengendara mobil dan motor santun dan sadar berlalu lintas
• Motor nyaris tidak ada- atau hanya ada satu atau dua, sehingga jalanan tidak terlihat semrawut
• Tersedia banyak waktu luang akibat dari perjalanan yang lancar
• Pemanfaatan waktu lebih baik, sehingga bisa punya waktu lebih banyak untuk pendalaman agama lewat pengajian
• Udara kota yang bersih
• Buah-buahan – melon, semangka, anggur – segar-segar dan murah-murah
• Tersedia banyak taman-taman kota, memberi kemudahan fasilitas rekreasi yang murah, mudah dan sehat
• Ramai kicauan burung-burung berbagai jenis yang terbang bebas di pagi hari dan ikut membangunkan kita yang terlalu nyenyak tidur
• Teriakan suara gagak di mana-mana – meskipun kadang mengesalkan
Itulah kekangenan kami saat ini.

Disadari atau tidak, facebook ternyata memberikan andil besar dalam menyalurkan perasaan kangen dan rindu.

Acara reuni sekarang menjadi fenomina indah. Pertemuan di dunia maya dengan sejawat masa lalu, mengantarkan pikiran, emosi dan hati ke dalam suasana yang pernah dijalani bersama pada satu masa: suka, duka, lara … lucu, haru, malu, tersipu …ceria, nestapa, gila…sedih, perih, merintih…atau bahkan konyol, banyol dan kadang tolol.

Persuaan juga bisa terjadi kembali dengan mantan kekasih, mantan musuh, mantan pesaing tapi tidak ada tempat untuk mantan teman. Pertukaran cerita dilakukan dalam bahasa setara, melepaskan derajat kesuksesan, keberhasilan, kekayaan atau kemiskinan.

Semua disatukan oleh sebongkah rasa kangen.

Dengan rasa kangen, persaudaraan kembali ditautkan, pertemanan kembali diikatkan dan silaturahmi kembali dipanjangkan.

“Janganlah kamu saling mendengki, janganlah kamu saling memutuskan persaudaraan, janganlah kamu saling membenci, janganlah kamu saling berpaling. Hendaklahkamu semua menjadi hamba-hamba Allah yang bersaudara”.

Selamat berbahagia bertemu-kangen untuk kawan yang sedang dan akan berkumpul dalam bentuk reuni. Selamat memetik hikmah presaudaraan dan silaturahmi, Dan selamat mengenang dan mengingat masa lalu untuk nostalgia. Karena, mengutip sebuah quote: “It’s hard to be nostalgic when you can’t remember anything”.

Cag, 13-03-09, 1.30pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s