Grand Theft Auto

Minggu ini saya menemukan sesuatu yang begitu memuakkan di dalam imel di dua milis yang saya ikuti, sampai saya berkeinginan untuk keluar dari milist itu. Yang memuakkan adalah sebuah imel berjudul “Shit happen in China”. Mungkin beberapa orang pun menerima imel yang sama. Imel itu berisi foto foto yang sangat vulgar berisi pembantaian manusia secara terperinci sampai mutilasi. Cukup itu saja yang bisa saya ceritakan. Efek imel itu, yang dibaca tidak lebih dari satu menit sangat – SANGAT – mengganggu saya. Sampai sekarang, hampir seminggu berlalu bayangan sadis itu masih mampu membikin mual perutku.

Pertanyaannya, di luar maksud positif untuk mengingatkan orang, tidakkah orang berpikir bahwa sesuatu hal vulgar dan sadis mempunyai efek negatif terhadap orang lain. Punya nurani kah orang untuk membiarkan orang lain tidak bisa tidur tiga hari gara-gara bayangan yang sangat mengganggu tersebut. Jangan-jangan orang yang menyebarkan imel tersebut juga sudah terbiasa melihat kesadisan seperti itu.

Bagi penggiat kekaryawanan – HRD – tentunya maklum jika penyebaran sesuatu material yang vulgar, sadis sudah cukup termasuk ke dalam pelanggaran peraturan dan sudah tepat untuk mendapatkan surat peringatan pertama. Namun penyebaran material material seperti itu di tempat publik, yang tidak terjangkau dalam hukum perusahaan, harusnya tercover oleh hukum negara.

Kita tinggalkan kegeraman saya itu. Sekarang, mari kita lihat sekeliling kita, dan yang paling dekat dengan kita, yaitu ANAK kita. Apa yang sedang mereka kerjakan saat ini. Dan yang paling serius adalah aktivitas apa yang mereka lakukan untuk mengisi waktu atau bermain. Apakah membaca buku, menonton televisi, bermain bola, sepeda, berkunjung ke rumah teman, bermain game atau playstation? Sudahkah kita perhatikan apa yang sedang dibaca, ditonton, berkunjung ke rumah siapa, game apa dll? Cukup perhatikan, bukan untuk DIAWASI.

Apakah aktivitas yang mereka lakukan ada segi negatifnya atau tidak, adalah sesuatu yang harus lebih dicermati. Salah satu contohnya adalah permainan play station.

Saya akan keterlaluan kalau membahas sesuatu hal yang tidak saya tahu lebih banyak dan tidak pernah saya lakukan, seperti halnya suatu game berjudul Grand Theft Auto. Saya tidak pernah tahu dan tidak bermain itu, termasuk juga Mafia War di fesbuk. Meskipun dari judulnya saja sudah bermakna “Pencuri mobil handal” Gitu bukan???

Namun saya sempat melihat ponakan saya, belum berusia sekolah, bermain sebuah game playstation. Entah apa judulnya, namun isinya banyak hal-hal yang menjurus kepada sesuatu kesadisan. Menembak musuh, menusuk musuh sampe berdarah, memenggal musuh, mencari bantuan amunisi dalam membantai musuh, bertaekwondo sampe musuh mati dan lain-lain.

Coba kita sempatkan bernafas, dan berpikir jernih sebagai seorang orang tua yang bijak. Tinggalkan semua kesenangan dalam bermain game sebentar, dan tempatkan diri sebagai bapak yang harus menjamin akhlak anaknya untuk masa depan. Dan jawab sebuah pertanyaan ini: tidakkah game tersebut tanpa sadar mengajarkan anak untuk menjadi seorang yang sadis, brutal dan mengutamakan balas dendam?

Orang tua jaman sekarang mempunyai beban tanggung jawab yang sangat jauh berbeda dan lebih berat dibandingkan orang tua kita dulu. Hunjaman informasi, kemudahan dan fasilitas teknologi begitu membuat orang tua masa kini kelimpungandalam memperhatikan perkembangan anak. Pelarangan orang tua akan ditafsirkan lain oleh anak dan dianggap tidak modern. Namun demikian, seorang bapak mempunyai hak prerogratif untuk melakukan sesuatu demi kebaikan anak di masa depan.

Mohon maaf bagi yang hobi berplay station, tapi coba sedikit kita renungkan aktivitas bermain yang pernah kita lakukan dulu dan bandingkan dengan sekarang. Kita gali lagi kearifan masa lalu, di mana aktivitas permainan anak anak mencakup banyak hal, fisik – psikis – mental – kepemimpinan dan persadaraan.

Cag, 10-05-09, 8:41pm

Seorang bapak adalah pemimpin, dan seperti pemimpin yang lain, dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya, yaitu anak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s