menggendong burung merak

ternyata burung merak yang telah lama mempertontonkan indah dan meriahnya puisi kehidupan
telah mengepakkan sayap
terbang ke angkasa lana…

menyusul saatnya dunia seorang tua penebar ceria berbalik
penggendong menjadi yang digotong
tidak ke mana-mana, hanya ke dalam bumi
masuk ke semesta sementara
dihimpit tanah hina

“Tanpa kejernihan dalam kehidupan bagaimana manusia bisa berdamai dengan kematian?”

Cag, 08-08-09, 08:45am

Kutipan terakhir diambil dari puisi sang penyair, WS Rendra, Di mana Kamu De’Na.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s