Menikmati Ngarai Sianok Dari Dasar Lembahnya

Ngarai Sianok di Bukittinggi memang terkenal indahnya. Seperti diceritakan dalam artikel sebelumnya, pemandangan bagus itu bisa dilihat dari Taman Wisata Panorama. Antara lembah dan ngarai yang kehijauan itu serasa teduh dan megah.

Lalu, bagaimanakah Ngarai Sianok dilihat dari dasar lembahnya?

Pertama, kita menuju lembah melalui jalan aspal yang mulus. Jalan yang hanya dilalui satu mobil di satu arah itu cukup lengang ketika kami lintasi – sekitar pukul 10 hari Rabu. Jalan itu melewati mulut ujung Lubang Jepang di satu tempat. Di beberapa tempat, kita juga akan melewati jalan dengan kanopi alam berupa pohon-pohon rindang.

Beberapa saat sebelum memasuki dasar lembah, tebing-tebing ngarang sudah mulai berdiri di belakang rumah-rumah penduduk dengan atap seng. Dan, sampailah kami di sebuah jembatan melintasi sungai cukup lebar. Sungai itulah dasar dari Ngarai Sianok.

Dilihat dengan mata telanjang, sungai itu cukup dangkal. Kiri kanannya dibatasi dengan tembok. Pendangkalan – sedimentasi terlihat di beberapa bagian. Agak cukup mengherankan buat kami, karena terbayang jika terjadi hujan lebat dan banjir, bagaimana sungai dangkal itu akan menampung air?

Dari posisi ini, kita bisa melihat tebing-tebing ngarai dari berbagai sudut. Tiap-tiap sudut memiliki pemandangan bagus masing-masing.

Setelah puas menikmati alam dari dasar, kami lanjutkan perjalanan menuju tempat wisata lain. Perjalanan mendaki, dengan pemandangan ngarai yang timbul tenggelam di sela-sela pepohonan. Namun, beberapa ratus meter – atau mungkin satu kilometer – dari Jembatan, kami melewati sebuah cafe yang menarik. Ternyata, di sini kami bisa mendapatkan view yang lebih bagus.

Kafe ini memiliki beberapa rumah pohon. Rumah pohon dengan pemandangan yang paling bagus adalah rumah pohon yang paling kecil. Di sini, pemandangan tebing dan lembah dengan sawah hijaunya terlihat jelas. Ditambah kesegaran sehabis hujan, dengan titik-titik air di sana-sini, rasanya menambah suasana semakin menarik.

Beranjak turun ke bawah rumah pohon itu, tergeletak dua kursi berwarna kuning menghadap ke lembah. Ah. Instagramable banget nih lokasi.

Demikian pula jika kita memandang lembah dari sela-sela krei kayu yang terkoyak angin di sana-sini. Keren euy.

Kombinasi ngarai, tebing, sawah, hijau dan sisa air hujan: magis 🙂

Ah…. Alam Bukittinggi memang membuat betah.

Hayo…kita wisata mengelilingi daerah di Indonesia. Indonesia itu be-you-tiful banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s