Yuk Baca 10 Tips Liburan Keluarga Akhir 2017 Yang Nyaman

Jum’at ini hari terakhir anak saya yang SD ujian akhir. Seminggu lagi dia – dan juga teman-temannya – bergembira. Liburan telah tiba. Saat-saat yang ditunggu dia dan seluruh keluarga. Juga keluarga Anda, bukan?

Bebas ekspresi saat liburan | foto: Rifki Feriandi | lokasi: Gua Jepang Tahura

Tapi ….. excitement mereka harus ditunda dulu, karena kakaknya – bagi yang punya kakak di tingkat lebih tinggi seperti mahasiswa – masih berkutat dalam tugas dan ujian, yang mungkin akan selesai dalam dua tiga minggu lagi. So, ada cukup waktu nih untuk merencanakan liburan keluarga dengan lebih matang agar liburannya menyenangkan dan nyaman.

Bagaimana caranya merencanakan liburan lebih matang itu?

Nah. Ini ada 10 tips yang diutarakan oleh Bernard P Wanandi, Vice President Director MSIG Insurance dalam acara Blogger Gathering Mobil123 untuk menyambut libur akhir tahun. Tips ini juga sedang saya praktikan agar perjalanan wisata saya dan keluarga di akhir Desember nanti menjadi liburan tidak terlupakan dan tanpa keluhan 🙂

Pak Bernard memberi paparan dalam gathering ‘Menyambut libur akhir tahun yang meriah’ | foto: Rifki Feriandi

1. Buat itinerary

Itinerary umumnya berisi tempat atau lokasi wisata mana yang mau dikunjungi dengan urutan-urutannya serta waktu perkiraan keberadaan di lokasi tersebut. Membuat itinerary itu memudahkan. Betul. Dengan membuat itinerary, kita bisa tahu hal-hal yang harus dipersiapkan, seperti di lokasi wisata mana kita harus menginap, bagaimana moda transportasi di tempat wisata, apakah perlu menyewa kendaraan ataukah ikut bersama travel. Yang saya alami tentang pentingnya membuat itinerary itu adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berada di satu lokasi wisata. Jangan sampai kita berada di satu lokasi wisata hanya untuk satu dua jam – sehingga membuat rencana ke empat tempat dalam satu hari, eh ternyata satu lokasi wisata itu memerlukan waktu full day untuk mengeksplorenya. Pikirkan juga lokasi wisata yang disepakati bersama, dengan mempertimbangkan kemampuan fisik anggota keluarga.

2. Rencanakan moda transportasi lebih awal

Untuk perjalanan dengan transportasi berjadwal, seperti pesawat, kereta api atau bis umum, disarankan agar kita membeli tiket lebih awal. Alasannya, selain agar tidak kehabisan tiket, dihindari ongkos tiket yang mahal. Saya alami sendiri, jika ongkos pesawat ke kota tempat wisata yang akan kami datangi lebih mahal sekitar seratus ribu rupiah beberapa hari setelah pertama kali saya cek. Cek juga beberapa situs online utuk mendapat harga kompetitif

3. Hitung perkiraan pengeluaran selama perjalanan dan siapkan uang tunai secukupnya.

Hal ini untuk menghindari kita membawa uang cash terlalu banyak yang memenuhi kantong, dan rawan akan pencopetan. Tapi uang tunai pun harus tersedia secukupnya untuk mengantisipasi sulitnya menemukan mesin ATM.

4. Bawa barang seperlunya

Hal ini agar kita tidak kerepotan dalam beraktivitas, terutama saat check in dan chek out atau pindah moda transportasi. Pastikan juga tasnya dilengkapi identitas yang jelas. Bawa juga tas kecil untuk menyimpan ponsel, dompet dan tiket. Dan jika dibutuhkan, bawa tas ransel untuk bepergian seharian, karena tidak mungkin toh kita bepergian dengan membawa semua barang.

5. Tepat memilih hotel.

TIps ini penting untuk memberikan kenyamanan dalam perjalanan. Apakah lokasi hotel mudah dijangkau. dekat dengan objek wisata dan lokasinya aman. Bukankah kita tidak mau berwisata jika ternyata tidak ada transportasi dari hotel ke lokasi wisata, atau lokasinya jauh dari objek wisata. Ini membuat fisik lelah. Artinya tidak nyaman liburannya.

Sesuaikan juga harga hotel dengan budget liburan. Jika memesan secara online, bandingkan harga dari beberapa platform. Dan yang tidak kalah penting, sesuaikan fasilitas hotel dengan kebutuhan. Jangan sampai membayar mahal untuk fasilits yang sebetulnya tidak kita butuhkan.

Tips ini saya langsung praktekkan. Ternyata, saya bisa memutuskan jika di hari pertama dan kedua kita tidak perlu menginap di hotel yang berbintang dengan fasilitas kolam renang dan lain-lainnya, karena berdasarkan itinerary yang disusun, kami hanya akan “mampir” di hotel untuk mandi dan tidur. TIdak ada kesempatan untuk berenang, karena tidak ada waktu dan fisik pun harus dijaga. Kemudian, saya pun akhirnya tahu kapan kiranya kita perlu menginap di hotel dengan fasilitas kolam renang untuk berleha-leha dan menikmati fasilitasnya. Ternyata, tips ini memangkas biaya cukup besar.

Satu saran Pak Bernard yang harus dipraktikkan adalah cari tahu juga performa hotel dari rekomendasi orang lain. Dengan google, kita akan bisa mendapatkan kesan-kesan dari wisatawan yang pernah mengunjungi hotel yang kita cari. Jangan sampai kita menggerutu dan liburan tidak nyaman gara-gara pelayanan hotel tidak memuaskan.

6. Hindari hal-hal yang membuat Anda menjadi pusat perhatian

Selama dalam perjalanan wisata, tentunya kita akan berinteraksi dengan orang lain, masyarakat, sesama pelaku wisata, pemandu atau tidak mustahil berinteraksi dengan orang-orang yang memang memiliki itikad jelek, seperti pencuri dan penjahat lainnya. Untuk kenyamanan perjalanan wisata, hindari hal-hal yang membuat kita menjadi pusat perhatian. Contoh sederhana adalah hindari memakai pakaian mencolok sehingga kita terlihat benar seperti ‘turis kaya dari kota’. Hindari juga penggunaan gadget mahal di tempat umum. Turis merupakan sasaran empuk pelaku kriminal. Bukankah kita juga tidak akan nyaman jika kemana pergi kita was-was seperti dibuntuti orang?

7. Tinggalkan rumah dengan aman

Tips yang satu ini sepertinya tidak ada hubungannya dengan kenyamanan berwisata. Tapi, apakah kita akan liburan dengan perasaan was-was dengan rumah yang kita tinggalkan? “Waduh, kayaknya listrik belum dimatikan. Gimana kalau konslet? Wah, jendela belum dikunci nih?”.

Untuk itu, tips di bawah ini perlu juga diikuti:

• Cabut kabel alat-alat elektronik

• Cabut aliran tabung gas dari kompor

• Tutup rapat wadah berisi minyak atau pemicu api lainnya

• Kunci seluruh akses masuk ke rumah seperti jendela dan pintu, termasuk pagar

• Simpan barang berharga di lemari yang terkunci

• Matikan seluruh keran air

• Letakkan ember di titik-titik kebocoran

Rumah aman, liburan nyaman | foto: Rifki Feriandi

Dengan mengikuti tips di atas, saat kita melangkah ke luar rumah pun hati sudah nyamann.

8. Beri informasi

Memberi informasi kepada orang terdekat merupakan tips yang penting. Hal ini bertujuan agar mereka tahu keberadaan kita jika terjadi sesuatu. Dan akan terasa lebih penting bagi mereka yang melakukan solo traveling.

Sementara itu memberi informasi kepada ketua RT dan tetangga pun penting meski dengan tujuan berbeda. Informasikan kepada ketua RT dan tetangga berapa lama Anda berpergian, sehingga mereka akan tahu jika ada gerak-gerik mencurigakan di rumah kita saat kita tidak berada. Juga beri informasi kepada satpam dan minta secara baik-baik untuk mengecek kediaman secara berkala (dan jangan lupa siapkan oleh-oleh buat mereka :))

9. Jangan mengumbar informasi

Sepertinya kontradiksi dengan tips di atas. Tapi dalam jaman now ini, terkadang kita terlalu banyak sesumbar di media sosial. Padahal itu bisa saja disalahgunakan orang yang bermaksud jahat. Ini juga secara tidak langsung memberi informasi terang benderang bahwa kita sedang tidak berada di rumah. Sementara itu, untuk mereka yang suka solo traveling, jangan beritahu orang asing bahwa Anda sedang solo traveling. Katakan saja Anda sedang menunggu teman atau keluarga.

10. Lindungi dengan Asuransi yang memberi perlindungan komprehensif

Asuransi Perjalanan, baik itu selama dalam perjalanan maupun asuransi keamanan rumah, akan memberikan kenyamanan tambahan selama berwisata. Liburan menjadi nyaman karena semuanya tidak perlu dirisaukan. Hati menjadi tenang.

Hal-hal yang biasanya menyebabkan kerisauan seperti di bawah ini, sekarang bisa dilindungi asuransi. Sebut saja hal-hal mengganggu sebagai berikut:

• Rencana penerbangan yang ditunda atau dibatalkan

• Kehilangan bagasi, dokumen perjalanan, uang maupun barang pribadi selama perjalanan

• Menderita sakit selama di tempat tujuan

• Kecelakaan yang menyebabkan cacat tetap atau bahkan meninggal dunia – skenario terburuj

• Kebakaran terhadap rumah dan perabot rumah selama ditinggalkan

Salah satu perusahaan yang menyediakan perlindungan selama liburan adalah Asuransi MSIG. Asuransi MSIG menyediakan Travel Insurance berupa Overseas Travel Insurance dan Domestic Travel Insurance. MSIG memberikan keunggulan sebagai perusahaan yang well established dengan asuransi sebagai bisnis intinya. Dengan demikian financial stability-nya menjadi andalan.

MSIG menawarkan kemudahan dalam klaim: lapor dulu, submit dokumen belakangan. Dan …harga preminya terjangkau, seharga jajan di gerai kopi.

Untuk informasi lebih lanjut, menarik juga untuk mengunjungi www.msigonline.co.id atau melalui 021-252 3852.

Sooooo…. Yuk kita matengin lagi rencana liburannya dengan mengikuti tips di atas.

Libur (nyaman) tlah tiba…libur (nyaman) tlah tiba…Hore…hore…hore….

2 thoughts on “Yuk Baca 10 Tips Liburan Keluarga Akhir 2017 Yang Nyaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s