Harta Karun Papap – 1

Dua tahun sudah Papap gak ada. Masih ada rasa kehilangan. Dan ‘kasuat-suat’. Makanya peninggalan-peninggalan Papap juga gak pernah disentuh.

Kemarin akhirnya kita lihat tuh peninggala\nnnya. Ternyata banyak dokumen dan buku. Berhubung saya satu-satunya yang kutu buku, jadi weh semua dokumen saya bawa. Sudah agak bulukan dan berdebu. Tapi ya gitu, asa nyeredet melihat semua dokumennya teh.

Dokumen-dokumen itu menggambarkan seperti apa Papap itu. Gambaran yang didapat dari apa yang Papap ‘tinggalkan’.

Inilah beberapa gambaran yang bisa dilihat.

Papap itu tekun sekali. Terlalu rajin malah. Salah satu kebiasaannya adalah ya seperti ini: membuat catatan atau list atau daftar isi. Kadang beliau melakukannya dengan tulisan tangan, terkadang memakai mesin tik. Kerjaan ini teh diistilahkan ‘leuk-leuk’. Butuh semangat dan konsistensi. Bayangin saja bikin list yang melelahkan.

Yang tidak dilupakan adalah beliau suka ngasih nama. Biasanya beliau menulis dengan tangannya. Tetapi sering juga veliu memberi nama sperti ini: memakai huruf tempel.

Masih ingat namanta?

RUGOS nya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s